WordPress adalah CMS yang paling banyak digunakan dan populer, baik oleh blogger maupun korporat, kami memberikan informasi menarik soal tips, trik dan hack yang dapat Agan terapkan pada WordPress Agan. Trik-trik yang mungkin tampak kecil atau sederhana di mata Agan berikut dapat mengubah beberapa pengaturan dan fungsi pada WordPress yang Agan kelola.

WordPress sendiri adalah CMS yang telah berkembang pesat. Perkembangannya dapat dikatakan signifikan dari tahun ke tahun, dimulai dari blog sederhana hingga menjadi CMS yang sangat fleksibel agar para penggunanya dapat membuat website apapun kini.

Dengan WordPress, Agan bisa mengandalkan banyak fitur membantu dan memilih tema variatif yang menarik. Jika Agan belum menggunakan CMS satu ini, Agan dapat memulai membangun website Agan dengan WordPress sekarang juga.

Tips, Tricks dan hack WordPress!

Berikut ini beberapa tips, tricks, dan hack dalam mengoptimasi website wordpress :

1. Menghapus Post Date Stamp dari SERP

Jika konten Agan cenderung tak bersifat time-sensitive atau berkaitan dengan pentingnya kronologi waktu yang ada, pastikan Agan menghindari WordPress post date stamp pada SERP (hasil pencarian atau penelusuran dari mesin sejenis Google). Tindakan ini dapat meningkatkan CTR terhadap post di website Agan yang muncul di SERP. Copy-paste kode yang kami berikan berikut pada single.php file Agan:

<?php the_time(‘F jS, Y’) ?>

Ganti kode ini dengan kode di bawah ini:

 

<script language=”javascript” type=”text/javascript”>document.write(“<?php the_time(‘F jS, Y’) ?>”);</script>

2. Menambah Maximum Upload Size

Hack WordPress berikutnya adalah menambah maximum upload size. Tambahkan kode berikut ke .htaccess file Agan maka Agan dapat menambahkan upload limit Agan sampai 64MB:

php_value upload_max_filesize 64M

php_value post_max_size 64M

php_value max_execution_time 300

php_value max_input_time 300

Bagi Agan yang tak ingin mengutak-atik wp-admin Agan sendiri, ada cara alternatif yaitu mengubahnya melalui hosting:

Pergi ke cPanel > pilih select php version > ubah php options

3. Instalasi Child Theme

Buatlah child theme dan tambahkan kode berikut ini ke CSS file pada child theme yang telah Agan buat:

/*

Theme Name: Child Theme Name

Template: parenttheme

*/

@import url(“../parenttheme/style.css”);

4. Melakukan Custom Terhadap Error Page

Buatlah error pages untuk 403, 404 and 500 errors lalu upload ke base WordPress installation Agan. Terakhir, tambahkan code snippet berikut ke .htaccess file Agan untuk mengaktifkan error pages yang sudah diatur:

# Custom error page for error 403, 404 and 500

ErrorDocument 404 /404-error.html

ErrorDocument 403 / 403-error.html

ErrorDocument 500 / 500-error.html

5. Melakukan Custom pada Content Editor

Menambahkan “style” pada editor dapat meningkatkan pengalaman menulis Agan di WordPress editor. Agan dapat mencocokkan typographic style dari backend dengan front-end yang nantinya bisa memudahkan Agan untuk melihat versi terakhir (paling mendekati versi final) pada saat menulis. Tips WordPress yang kami sampaikan berikut ini mampu mengurangi switching dari back hingga forth antara editor dan content output.

function my_editor_styles() {

add_editor_styles(éditor-style.css’);

}

add_action(‘admin_init’,’my_editor_styles’);

source: https://www.dewaweb.com/blog/tips-trik-hacks-wordpress/